Sunday, 15 July 2012

Gejala Komputer Terkena Virus




 Gejala Komputer Terkena Virus

Kita sering bingung dengan ulah komputer, apakah komputer kita terjangkit virus atau tidak, Untuk ini kita
akan sama sama mempelajari Gejala-Gejala Komputer terkena viurs

1. Komputer kita akan berjalan lebih lambat dari biasanya, dan hal ini berlangsung secara konsisten.
    Makin hari makin lemot aja komputer kita.

2. Komputer tiba-tiba berhenti atau tidak merespon alias NgeHeng, dan ini akan sering terjadi, klo cuma
     sesekali biarkan aja.

3. Komputer tiba-tiba restart atau crash dan sering muncul tulisan “Don’t Send” dan hal ini terjadi
    beberapa menit sekali, dan yang paling parah adalah komputer tidak bisa masuk kedalam windows lagi.

4. Blue screen atau crash dan kemudian restart. ini sering kali terjadi, gejala ini bisa juga diakibatkan
    oleh kipas yang terganggu.

5. CDROM, Harddisk, Floopy dan USB drive tidak bisa diakses

6. Tampilan user interface berubah

7. Alat input seperti keyboard atau mouse tidak bisa di kontrol

8. Jika Gejala -gejala ini timbul dan seringkali terjadi segera Scan dengan anti virus
    Virus Komputeryang tidak merusak tidaklah begitu mengganggu, tetapi jika sebaliknya
    cukup membuat kita sibuk berhari-hari.

Hal tersebut di atas merupakan gejala umum bahwa suatu komputer terinfeksi oleh virus komputer, tetapi itu bisa juga terjadi akibat dari gangguan pada hardware atau juga software. Solusi utamanya ialah dengan melakukan instalasi antivirus yang selalu Up To Date, maksudnya adalah antivirus yang bisa diupdate. jadi antivirus yang bagus bukan lah kata pakar atau ahli, tapi antivirus yang bagus adalah antivirus yang gratisan tapi bisa diupdate juga donk tentunya. hehehee. Karena kebanyakan masyarakat Indonesia ini gak punya banyak uang untuk membeli software original kalo bukan kepaksa-kepaksa amat. kaya warnet.


Jadi apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah virus jika terlanjut terinfeksi ?
1. Keluar dari aplikasi yang sedang berjalan dan segera matiin komputernya.
2. Cabut harddisk yang telah terinfeksi, lakukan prosedur backup data yang penting terdahulu.
3. Pindahkan posisi jumper harddisk menjadi slave, kemudian pasang di komputer lainya yang telah
    terinstall anvirus yang up-to-date.
4. Scan harddisk yang terinfeksi virus
5. Harddisk yang telah di bersihkan dari virus, di test apakah telah berfungsi dengan benar
6. Jika Step 5 gagal, disarankan menformat dan menginstall kembali sistem operasinya karena itu cara
    yang paling aman dari penghapusan virus secara permanen.



No comments:

Post a Comment